Bid’ah (Bagian 2)


Termasuk bid’ah sayyi-ah juga merubah nama Allah (الله) menjadi “Aah” (ءاه) atau sejenisnya yang dilakukan oleh banyak orang dari mereka yang mengaku-ngaku sebagai pengikut tarekat, ini adalah bid’ah yang diharamkan.

Imam Syafi’i –semoga Allah meridlainya- berkata :

” المحدثات من الأمور ضربان، ماأحدث مما يخالف كتابا أو سنة أو إجماعا أو أثرا فهذه البدعة الضلالة، والثانية ما أحدث من الخير و لا يخالف كتابا أو سنة أو إجماعا وهذه محدثة غير مذمومة “

“Perkara yang baru terbagi menjadi dua bagian. Pertama sesuatu yang menyalahi al Qur’an, Sunnah, Ijma’ atau Atsar (apa yang dilakukan atau dikatakan sahabat tanpa ada di antara mereka yang mengingkari), inilah bid’ah yang sesat. Kedua perkara yang baru yang baik dan tidak menyalahi al Qur’an, Sunnah, maupun Ijma’, inilah sesuatu yang baru yang tidak tercela “. (Diriwayatkan oleh al Bayhaqi dengan sanad yang sahih dalam kitabnya Manaqib asy-Syafi’i.)

Disadur dari allahadatanpatempat.wordpress.com

Advertisements

Kritik atau sarannya...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s